Tamblingan's Lake is one of four lakes in Bali. The Located is Tamblingan Village, Munduk district Buleleng Regency. In Tamblingan's Lake we prepare and suggest to all tourist about culture, camping ground, water sport, and touring around Tamblingan Lake. It's about 2 hour by car from Denpasar Regency and about 20 minutes by car from Singaraja city
Sabtu, 11 Oktober 2014
Sejarah Danau Tamblingan
Danau Tamblingan adalah sebuah danau yang terletak di lereng sebelah
utara Gunung Lesung, kawasan Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Danau ini merupakan satu dari tiga
danau kembar yang terbentuk di dalam sebuah kaldera besar. Di sebelah timur
berturut-turut terdapat Danau Buyan dan Danau Beratan. Diapit oleh hutan disekelilingnya
serta dikarenakan letaknya di dataran tinggi membuat lingkungan danau ini
berhawa sejuk.
Sebagai
salah satu objek wisata alam, Danau Tamblingan tidak
dikembangkan ke arah pariwisata modern demi menjaga kelestarian
alam dan lingkungannya. Yang menjadi daya tarik utama tempat ini bukan hanya pesona
alamnya, namun juga karena banyaknya pura yang menyimpan sejarah dan perkembangan peradaban dan kebudayaan Bali khususnya menyangkut pembentukan
dan perkembangan Desa Tamblingan.
Diceritakan
pada abad 10M sampai 14M lingkungan Danau Tamblingan adalah pemukiman yang
pusatnya berada di Gunung Lesung sebelah selatan danau. Karena suatu alasan
penduduknya kemudian berpindah ke empat daerah berbeda yang jaraknya masih
berdekatan dengan areal danau. Keempat desa itu kemudian disebut Catur Desa ,
yang berarti empat desa yakni : Desa Munduk, Gobleg, Gesing, dan Umejero.
Keempat desa ini memiliki ikatan spiritual dan memiliki tanggung jawab dan
kewajiban untuk menjaga kesucian danau dan Pura yang ada di sekitarnya.
Nama
Tamblingan berasal dari dua kata dalam Bahasa Bali yaitu Tamba berarti obat,
dan Elingang berarti ingat atau kemampuan spiritual. Diceritakan dalam Lontar
Kutara Kanda Dewa Purana Bangsul bahwa masyarakat di wilayah itu konon pernah
terkena wabah epidemi. Sebagai jalan keluar seseorang
yang disucikan kemudian turun ke danau kecil di bawah desa untuk mengambil air
untuk obat. Berkat doa dan kemampuan spiritual beliau air itu kemudian
dijadikan obat dan mampu menyembuhkan masyarakat desa. Kata Tamba dan Elingang
inilah lama kelamaan menjadi Tamblingan.
Oleh
karena peradaban ini di kawasan Danau Tamblingan banyak terdapat pura.
Pura-pura itu diantaranya :
- Pura Dalem Tamblingan
- Pura Endek
- Pura Ulun Danu dan Sang Hyang Kangin
- Pura Sang Hyang Kawuh
- Pura Gubug
- Pura Tirta Mengening
- Pura Naga Loka
- Pura Pengukiran, Pengukusan
- Pura Embang
- Pura Tukang Timbang
- Pura Batulepang dll
Perlu
dicataat Pura Embang dan Pura Tukang Timbang adalah sebuah kawasan Pura kecil
yang dibangun dari batu " bebaturan ". Diperkirakan pura ini adalah
peninggalan masyaraakat pra Hindu yang sebelum abad 10M telah
bermukim di kawasan ini.
ttd,
Frengky, Adit, Yudi
Langganan:
Postingan (Atom)